Cara Sholat Taubat Beserta Niat dan Doa

Okt 20, 2024 | Sholat

Sholat Taubat adalah sholat sunnah yang dilakukan sebagai bentuk permohonan ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat. Ketika hati menyadari kesalahan dan ingin kembali kepada Allah, tata cara sholat taubat menjadi salah satu hal penting yang perlu dipahami agar seseorang dapat menjalankan ibadah ini secara benar.

Sholat Taubat dapat kita lakukan ketika merasa telah melakukan dosa dan ingin kembali ke jalan yang benar. Sejatinya, Sholat Taubat merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan pengampunan-Nya. Sholat Taubat tidak hanya untuk pelaku zina ataupun pecandu alkohol, tapi juga untuk mereka yang suka menipu, korupsi (mencuri), dan riba (termasuk para peminjam).

Kapan Sholat Taubat Dapat Kita Lakukan?

Sholat taubat dapat dikerjakan kapan saja ketika seseorang menyadari kesalahan dan ingin kembali mendekat kepada Allah SWT. Tidak ada ketentuan hari tertentu untuk melaksanakan sholat ini. Bahkan, Islam menganjurkan agar seorang Muslim segera bertaubat dan tidak menunda-nunda ketika menyadari dosa yang telah diperbuat.

Pelaksanaan sholat taubat dapat dilakukan pada siang maupun malam hari. Namun, sebagaimana sholat sunnah lainnya, pelaksanaannya sebaiknya dihindarkan dari waktu-waktu yang dilarang untuk sholat, seperti setelah sholat Subuh hingga matahari terbit, saat matahari tepat berada di tengah langit sebelum Zuhur, serta setelah sholat Ashar sampai matahari terbenam.

Banyak orang memilih mengerjakan sholat taubat pada malam hari, terutama pada sepertiga malam terakhir. Suasana yang lebih tenang pada waktu tersebut sering membantu seseorang lebih khusyuk dalam berdoa, memohon ampunan, serta merenungi kesalahan yang pernah dilakukan.

Pada akhirnya, waktu terbaik untuk melaksanakan sholat taubat adalah saat hati tergerak untuk memohon ampun kepada Allah Ta’ala. Jangan menunggu dosa menumpuk atau menanti momen tertentu, karena pintu taubat selalu terbuka bagi hamba yang sungguh-sungguh ingin kembali kepada-Nya.

Rukun dan Tata Cara Sholat Taubat

Landasan mengenai sholat dua rakaat setelah melakukan dosa terdapat dalam hadis Abu Bakr ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa seorang hamba yang melakukan dosa, kemudian berwudhu dengan baik, melaksanakan dua rakaat, dan memohon ampun kepada Allah, maka Allah mengampuninya. Hadis tersebut diriwayatkan dalam Sunan Abi Dawud 1521 dan dikaitkan dengan QS. Ali Imran ayat 135.

tata cara sholat taubat

Sebelum melaksanakan Sholat Taubat lebih bagus lagi kita mandi terlebih dahulu, Niat mandi untuk Sholat Taubat dilakukan dengan mengucapkan niat dalam hati. Berikut adalah contoh niat mandi yang bisa anda ikuti:

Adapun Niat untuk Mandinya orang yang Sholat Taubat: “Saya berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar agar dapat melaksanakan sholat taubat karena Allah Ta’ala.”

Setelah mandi, anda dapat melaksanakan Sholat Taubat sesuai dengan tata caranya, Berikut adalah tata cara pelaksanaan Sholat Taubat:

  1. Niat

Sebelum melaksanakan sholat, niatkan dalam hati untuk melakukan Sholat Taubat. Niat ini cukup kita ucapkan dalam hati saja dan tidak perlu terucap secara lisan.

Contoh niat untuk sholat taubat: “Ushalli sunnat tawbah rak’ataini lillahi ta’ala.”

  1. Tata Cara Sholat Taubat

Sholat Taubat terdiri dari dua rakaat, dengan tata cara sebagai berikut:

Dalam posisi menghadap kiblat Ka’bah.

Rakaat Pertama

  1. Takbiratul Ihram: Angkat tangan dan ucapkan “Allahu Akbar” untuk memulai sholat.
  2. Bacaan Al-Fatihah: Setelah takbir, bacalah Surah Al-Fatihah.
  3. Bacaan Surat: Setelah Al-Fatihah, bacalah salah satu surat pendek dari Al-Qur’an.
  4. Ruku: Ruku sambil mengucapkan “Subhana Rabbiyal Adzim” sebanyak tiga kali.
  5. I’tidal: Bangkit dari ruku dan ucapkan “Sami’Allahu liman Hamidah, Rabbana lakal Hamd.”
  6. Sujud: Sujud dan ucapkan “Subhana Rabbiyal A’la” sebanyak tiga kali.
  7. Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk dan ucapkan “Rabbighfir li.”
  8. Sujud Kedua: Sujud kembali dan ucapkan “Subhana Rabbiyal A’la” sebanyak tiga kali.
  9. Bangkit untuk Rakaat Kedua: Setelah sujud kedua, duduk sejenak sebelum berdiri untuk rakaat kedua.
  10. Rakaat Kedua:

Rakaat Kedua

  1. Bacaan Al-Fatihah: Setelah berdiri, bacalah Al-Fatihah.
  2. Bacaan Surat: Bacalah surat pendek lainnya.
  3. Ruku, I’tidal, Sujud, dan Duduk di Antara Dua Sujud: Lakukan seperti pada rakaat pertama.
  4. Sujud Kedua: Sujud Terakhir.
  5. Salam.

Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, akhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

Baca juga mengenai: Bacaan Sholat Lengkap dan Artinya Berdasarkan Dalil

  1. Doa Taubat

Setelah selesai sholat, disunnahkan untuk berdoa, memohon ampunan kepada Allah, dan berjanji untuk tidak mengulangi dosa tersebut. Anda bisa membaca doa taubat berikut:

Contoh Doa Taubat: “Astaghfirullah Rabbi min kulli dhambin wa atubu ilayh.” (Aku mohon ampun kepada Allah, Tuhanku, dari segala dosa dan aku bertaubat kepada-Nya.)

Seseorang juga dapat berdoa secara pribadi:

“Ya Allah, aku mengakui kesalahanku. Ampunilah dosa-dosaku, bersihkan hatiku, kuatkan aku untuk meninggalkan maksiat, dan jangan biarkan aku kembali kepada jalan yang Engkau tidak ridhai.”

Baca juga mengenai: Arti Kejujuran

Apakah Sholat Taubat Menghapus Semua Dosa?

Hadis tentang sholat dua rakaat setelah dosa memberikan kabar tentang ampunan Allah bagi orang yang melakukannya dan memohon ampun. Namun, seorang Muslim tidak boleh memahami hal tersebut sebagai izin untuk melakukan dosa berulang kali lalu sekadar menjalankan sholat taubat.

apakah sholat taubat menghapus dosa

Taubat yang benar harus dengan kesungguhan untuk meninggalkan dosa.

Al-Qur’an juga menggambarkan orang-orang yang ketika melakukan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, mereka mengingat Allah, memohon ampun, dan tidak terus-menerus mempertahankan dosa tersebut. QS. Ali Imran ayat 135 menjadi ayat rujukan oleh hadis tentang sholat taubat.

Jadi, sholat taubat bukan “tiket” untuk melakukan dosa lagi.

Sholat taubat adalah salah satu bentuk ketundukan setelah seseorang menyadari kesalahannya.

Taubat Bukan Alasan untuk Sengaja Bermaksiat

Pembahasan ini penting karena ada pemahaman yang keliru:

“Tidak masalah berbuat dosa, nanti tinggal sholat taubat.”

Pola pikir seperti ini bertentangan dengan semangat taubat.

Seseorang tidak boleh sengaja merencanakan kemaksiatan hanya karena berharap memperoleh kesempatan untuk bertaubat.

Taubat lahir dari penyesalan

Sementara itu, sengaja melakukan dosa sambil merencanakan taubat menunjukkan bahwa seseorang belum benar-benar menghargai larangan Allah.

Karena itu, jangan mencari dosa agar bisa merasakan taubat.

Carilah Allah.

Jika suatu saat tergelincir, segera kembali kepada-Nya.

Mengapa Allah Mencintai Orang yang Bertaubat?

Ada kedalaman makna yang menarik dalam QS. Al-Baqarah ayat 222.

Allah tidak hanya mengatakan bahwa Dia mengampuni orang yang bertaubat.

Allah menyatakan:

Allah mencintai orang-orang yang banyak bertaubat.

Taubat menunjukkan kerendahan hati.

Orang yang bertaubat mengakui bahwa dirinya tidak sempurna.

Ia tidak mempertahankan ego dengan mengatakan bahwa semua yang ia lakukan benar.

Sebaliknya, ia berani berkata:

“Aku salah.”

Lalu ia memperbaiki diri.

Karena itu, taubat memiliki dimensi spiritual yang sangat dalam. Taubat bukan hanya perpindahan dari status “berdosa” menjadi “diampuni”, tetapi juga perubahan orientasi hati.

  • Dari mengikuti hawa nafsu menuju ketaatan.
  • Dari merasa paling benar menuju kerendahan hati.
  • Dari menjauh dari Allah menuju kembali kepada-Nya.

Penutup

Islam tidak mengajarkan manusia untuk berputus asa karena dosa. Sebaliknya, Allah membuka pintu taubat selama seorang hamba masih memiliki kesempatan untuk kembali kepada-Nya. Bahkan, Al-Qur’an menyebut bahwa Allah mencintai orang-orang yang banyak bertaubat.

Allah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.”
QS. Al-Baqarah: 222

Ayat tersebut memberikan pesan yang sangat kuat. Allah tidak hanya membuka ampunan bagi orang yang kembali kepada-Nya, tetapi juga menyatakan kecintaan-Nya kepada orang-orang yang bertaubat.

Tata cara sholat taubat pada dasarnya sederhana: bersuci, melaksanakan dua rakaat, kemudian memohon ampun kepada Allah dengan penuh penyesalan dan ketulusan. Namun, hakikat taubat jauh lebih luas daripada sekadar menyelesaikan dua rakaat sholat.

Setelah melaksanakan sholat taubat, penting untuk bertekad dan berusaha tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukan.

Ingatlah, kita hidup di dunia hanya sebentar saja dan kehidupan di dunia ini akan menentukan nasib kehidupan abadi di akhirat.

Sholat Taubat adalah bentuk penghambaan dan penyerahan diri kepada Allah, serta langkah awal untuk memperbaiki diri.  (MUAS).

Follow Sosial Media At Taqwa :

Berita Terkait

T A U B A T Oleh, Prof. Dr. K.H. Farihin Nur, M.Pd. (Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon dan Guru Besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon) Taubat itu wajib dilakukan oleh hamba Allah dari segala macam dosa, termasuk kemaksiatan yang dilakukan seorang hamba kepada...

MORAL ASSET BANGSA YANG PALING BERHARGA

MORAL ASSET BANGSA YANG PALING BERHARGA

Oleh, Dr.KH. Mukhlisin Muzarie, M.Ag (Ponpes Rifa'iyah, Arjawinangun Cirebon) Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt atas limpahan nikmat-Nya kepada kita sealian, terutama nikmat iman dan Islam, serta sehat jasmani dan rohani,...

Bacaan Sholat Lengkap Beserta Artinya Berdasarkan Dalil

Bacaan Sholat Lengkap Beserta Artinya Berdasarkan Dalil

Sholat berdiri sebagai ibadah paling utama dalam Islam. Setiap gerakan dan bacaan sholat memiliki makna yang menghadirkan kekhusyukan serta penghayatan. Jika kita sebagai muslim rajin sholat setiap hari, namun belum sepenuhnya memahami arti dari setiap lafaz bacaan...