4 Kiat agar Istiqamah

Oleh: H. Mohammad Abdullah, MA

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

 وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ”.

Jamaah Jumat rahimakumullah

Mari kita berlomba  meningkatkan takwa kepada Allah SWT karena taqwa adalah parameter kemuliaan manusia.  Orang paling mulia di sisi Allah adalah bukan yang paling kaya atau paling tinggi jabatannya atau paling gagah atau paling mentereng gelar kesarjanaannya. Tapi yang paling bertaqwa kepada Allah SWT.

Kita patut bersyukur kepada Allah SWT diberi nikmat iman dan Islam. Dua nikmat besar yang tidak semua orang mendapatkannya.  Dari hampir 7 milyar manusia yang ada hari ini, hanya sekitar 1,7 milyar yang muslim. Artinya mayoritas manusia hari ini belum mendapat hidayat Islam.

Umar bin Khaththab RA berkata”Kita adalah suatu kaum yang dimuliakan karena Islam, barang siapa mencari kemuliaan tanpa Islam pasti akan dihinakan oleh Allah”.

Oleh karena itu kita harus berjuang agar tetap istiqamah dalam Islam. Allah SWT berfirman:”Jangan lah sekali-kali kamu mati kecuali dalam keadaan Islam”.

Jamaah Jumat rahimakumullah

Allah SWT memerintahkan kita untuk istiqamah, firman-Nya:

فَاسْتَقِيمُوا إِلَيْهِ

“Maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepada-Nya.” (QS. Fushshilat: 6)

فَاسْتَقِمْ كَمَآأُمِرْتَ وَمن تَابَ مَعَكَ وَلاَتَطْغَوْا

“Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas..” (QS. Hud: 112)

Allah SWT  juga menjanjikan pahala yang banyak kepada mereka yang istiqamah,

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلاَخَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَهُمْ يَحْزَنُونَ {13} أُوْلَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَآءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ {14}

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan Kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.– Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Ahqaaf: 13-14). 

Kaum muslimin rahimakumullah…

istiqamah adalah usaha menempuh shiratal mustaqim (jalan yang lurus) tanpa berbelok ke kanan dan ke kiri, tanpa menambah atau mengurangi, tanpa mempersulit atau menyepelekan.

قَالَ فَبِمَآأَغْوَيْتَنِي لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ {16} ثُمَّ لاَتِيَنَّهُم مِّنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَآئِلِهِمْ وَلاَتَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ {17}

Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalanggi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,— Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (QS. Al A’raaf: 16-17)

Jamaah Jum’ah Rahimakumullah…

Bagaimana  caranya agar kita tetap istiqamah ? Ada 4 langkah agar kita menjadi orang  yang bisa istiqamah:

Pertama, Tafaqquh fiddin (memahami Islam dengan baik). Dengan pemahaman Islam yang baik dan utuh kita tidak akan mudah goyah oleh keraguan yang disebarkan oleh setan dan para pengikutnya. Seperti kaum orientalis yang berusaha menanamkan keraguan pada hati dan pikiran kaum muslimin. Mereka melakukan serangan2 pemikiran sehingga orang ragu dengan kebenaran Islam.

Kedua, Taqarrub ilallah (Mendekatkan diri kepada Allah SWT). Dengan taqarrub kepada Allah kita punya kekuatan mental spiritual, merasa dekat dengan Allah, merasa terus diawasi oleh Allah, sehingga kita tidak berani berbuat maksiat.

Ketiga, Bergaul dengan orang-orang shalih. Dengan banyak bergaul dengan orang2 shalih  kita akan tertular kebaikan-kabaikannya.  Sebaliknya banyak bergaul dengan orang tholeh maka kita akan tertular ketholehannya.

 SAW bersabda: “Seseorang itu mengikuti agama kawannya, karena itu perhatikanlah kepada siapa orang itu berkawan?”(H.R. Tirmidzi)

Keempat, Mengenal dan meneladani  orang yang istiqamah.  Mengenal orang sholeh yang  istiqamah  akan membangkitkan semangat kita untuk berbuat baik. Kita akan merasa bahwa kita belum berbuat apa-apa dibandingkan dengan mereka. Mereka adalah manusia-manusia terbaik dan pilihan. Nama mereka banyak yang diabadikan di dalam Al Quran. Mereka adalah para Nabi dan Rasul serta orang-orang sholeh.

Sidang Jum’ah rahimakumullah…

Semoga dengan menjalankan 4 langkah di atas, Allah memberi kita kekuatan untuk tetap istiqamah meniti jalan Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal aalamiin.

أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا، وَأَسْتَغْفِرُهُ العَظِيْمَ الجَلِيْلَ لِيْ وَلَكُمْ، وَلِجَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ؛ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ