AMC – Tiga unit kegiatan masjid (UKM) At-Taqwa Centre yang terdiri atas Laziswa, Pesantren Digitalpreneurship dan TPQ At-Taqwa, kompak berkolaborasi menyelenggarakan training untuk calon trainer (TOT) pengajar Al-Quran dengan metode Rubaiyat. Training diselenggarakan di ruang madya dari pukul 09.00 WIB dan akan berakhir pada pukul 15.00 WIB. Pengisi training berasal dari trainer nasional bernama Ustadz Udin Yuliyanto, A. Md, C. Tr. yang sudah berpengalaman mengajar Al-Quran dengan metode rubaiyat. Metode rubaiyat adalah metode belajar Al-Quran dengan sistem pembelajaran serba empat.

Saat acara baru berlangsung, Ustadz Udin mengajak peserta untuk berdiri dan menyamakan semangat serta meluruskan niat ikhlas belajar karena Allah. Ustadz Udin mengawali training dengan memperkenalkan diri dan menjelaskan sisi-sisi menarik dari belajar Al-Qur’an dengan metode rubaiyat. Empat metode yang akan diajarkan antara lain dari mulai baca, tahsin, tahfidz, dan tafhim. Pembelajaran dalam kelas training ini dibagi menjadi empat seperti khas pembelajaran rubaiyat seperti belajar huruf, belajar kata, belajar kalimat, dan dilanjutkan dengan belajar kalimat.

Tiga puluhan peserta TOT metode rubaiyat berasal dari wilayah Ciayumajakuning. Mereka datang dari berbagai perwakilan instansi pengajaran Al-Quran. Marzuki selaku ketua panitia acara menjelaskan bahwa tujuan dari dilaksanakannya TOT Rubaiyat adalah untuk memberantas buta huruf Al-Quran di kalangan umat Islam khususnya umat Islam di wilayah Ciayumajakuning. Tindak lanjut dari acara training adalah dengan memasukkan nomor kontak dari peserta ke dalam grup whatsapp nasional trainer rubaiyat sehingga peserta dapat mengikuti perkembangan pengajaran Al-Quran dengan metode rubaiyat. Setelah acara TOT metode rubaiyat dilaksanakan hari ini (23/8/19), esok hari akan dilaksanakan seminar untuk peserta umum. (Rosie)