TIPS LAGI LAGI JUARA SATU

Des 12, 2019 | Artikel, Artikel Islam, Berita

Attaqwacirebon.com, Cirebon – Tidak sia-sia, itulah ungkapan yang cocok dilontarkan kepada segenap guru Raudhatul Athfal (RA) Attaqwa Kota Cirebon yang selalu sukses memborong juara satu dalam berbagai lomba siswa RA di setiap kompetisi. Baru-baru ini yaitu hari Rabu (12/12/19), RA At-Taqwa berhasil meraih jura satu dari 29 RA yang mengikuti lomba senam tingkat Kota Cirebon. Lomba tersebut dilaksanakan di lingkungan Kementerian Agama Kota Cirebon.

Lomba senam diikuti oleh delapan orang siswa dari kelas B RA Attaqwa. Kedelapan siswa tersebut dilatih senam oleh Ibu Rubiah atau akrab dipanggil Bu Biah. Selain aktif dilatih senam, guru RA Attaqwa memiliki tips khusus agar anak termotivasi menjadi juara dalam kompetisi.

Kepala RA At-Taqwa , Sri Rahayu Sulastri menjelaskan bahwa untuk menjadi juara diperlukan guru yang semangat dalam melatih siswa. Dalam latihan, anak dirangsang untuk giat berlatih setiap hari. Ketika anak sudah merasa lelah, maka guru harus menghentikan aktivitas latihan beberapa saat untuk beristirahat. Barulah ketika anak terlihat mulai fresh, guru dapat mengajak anak berlatih kembali. Intinya, guru harus bisa mensiasati waktu. Untuk menambah semangat siswa, setiap meraih juara orang tua siswa boleh menduplikasi piala perlombaan yang sudah diraih siswa untuk kenang-kenangan di rumah. Guru RA Attaqwa juga memberikan tanda terima kasih berupa bingkisan hadiah bagi siswa yang meraih juara dalam lomba. (PR)

Follow Sosial Media At Taqwa :

Berita Terkait

T A U B A T Oleh, Prof. Dr. K.H. Farihin Nur, M.Pd. (Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon dan Guru Besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon) Taubat itu wajib dilakukan oleh hamba Allah dari segala macam dosa, termasuk kemaksiatan yang dilakukan seorang hamba kepada...

Arti Firman Menurut Islam, Dalil dan Maknanya dalam Al-Qur’an

Arti Firman Menurut Islam, Dalil dan Maknanya dalam Al-Qur’an

Banyak umat Islam mencari tahu arti firman, tetapi tidak semuanya memahami bahwa istilah ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar "perkataan" atau "ucapan". Kesalahan memahaminya bukan hanya dapat mengaburkan makna Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup,...