Attaqwacirebon.com – Di era milenial yang sarat dengan media digital, banyak orang tertarik dengan seminar-seminar bertajuk wirausaha. Seminar-seminar tersebut biasanya dibanderol dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Walaupun mahal, biasanya para peserta seminar datang dari berbagai penjuru menyimak hikmat materi wirausaha yang disajikan oleh panitia. Menyikapi hal tersebut, segenap guru Raudhatul Afthal (RA) At-Taqwa menyelenggarakan market day di halaman dan taman bermain pada Sabtu (14/3/2020).

Para pedagang di market day ini adalah siswa RA At-Taqwa dari semua kelas. Pedagang (pengusaha – red) ini menjual berbagai macam jajanan seperti puding, sosis telur, bakpau, mie goreng, es krim, pempek palembang, dan coklat. Jajanan tersebut dijual dengan harga 2000 – 5000 saja. Tidak butuh waktu lama, jajanan langsung diserbu oleh siswa lain yang bertindak sebagai pembeli. Semua jajanan yang dijual adalah makanan asli dan dibeli dengan uang asli. Semua jajajan dibuat oleh para orang tua siswa dan dijual oleh anaknya. Guru RA At-Taqwa membuat formasi penjual dan pembeli secara proporsional.

Kepala RA At-Taqwa, Sri Rahayu Sulastri mengatakan bahwa market day ini dilaksanakan dengan tujuan menanamkan jiwa wirausaha dalam diri anak. Sebelum market day dimulai, para siswa diberikan wawasan oleh guru bahwa Nabi Muhammad SAW sejak kecil mendapatkan pengetahuan wirausaha dari pamannya yang berprofesi sebagai pedagang. Sri berharap dengan dilaksanakan kegiatan market day, siswa RA At-Taqwa menjadi bersemangat dan menyukai dunia wirausaha sebagai bekal untuk menyongsong masa depan. (PR)