KEISTIQOMAHAN DALAM BELAJAR MEMBACA AL-QUR’AN

Okt 8, 2019 | Artikel, Artikel Islam, Berita

attaqwacirebon.com, Cirebon — Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ)  At-Taqwa menyelenggarakan khataman Al-Qur’an di ruang madya At-Taqwa Cirebon pada Selasa (8/10/19). Acara diikuti oleh 40 orang peserta RTQ usia dewasa yang berasal dari Kota Cirebon. Rangkaian acara khataman diawali dengan pembukaan, simakan kolosal, pembacaan sanad oleh Ustadz Yono, arahan dan pesan dari Ketua RTQ At-Taqwa, doa khotmil Qur’an dan dokumentasi. Ada enam orang yang khatam Al-Quran dalam sesi acara ini.

Ustadz May Dedu Lc, M. Esy atau akrab disapa Ustadz Yasin dalam arahannya menyampaikan bahwa belajar membaca Al-Qur’an itu bukan banyaknya melainkan keistiqomahannya. Keridhoan guru dalam mengaji sangat diperlukan sehingga orang yang belajar membaca Al-Qur’an harus taat kepada guru dan tidak boleh memaksakan kehendaknya untuk mengaji sebanyak-banyaknya dalam satu pertemuan. Ustadz Yasin juga menambahkan bahwa belajar Al-Qura’an itu dampaknya tidak hanya di dunia saja melainkan akan sampai ke akhirat. Oleh karena itu, orang yang membaca Al-Qur’an harus mengenal sanad guru yang mengajarkannya Al-Qur’an. RTQ sendiri memiliki pengajar dengan sanad berijazah dan nama-nama dalam sanadnya jelas.

Acara yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini berjalan dengan khidmat dan lancar. Seluruh peserta sangat memperhatikan rangkaian penyampaian yang disampaikan oleh pengisi acara. Rencanya acara akan berakhir ketika adzan dhuhur berkumandang. Tampak nasi kebuli sudah menunggu peserta tahsin khataman untuk dinikmati seusai acara dalam agenda ramah tamah antara pengajar RTQ dengan para santri. (Rosie)

Follow Sosial Media At Taqwa :

Berita Terkait

ISLAMOFOBIA DAN STRATEGI MENGATASINYA

ISLAMOFOBIA DAN STRATEGI MENGATASINYA

Oleh, Prof. Dr. H,Jamali, M.Ag (Guru Besar UIN Siber Cirebon) . Pertama-tama, marilah kita senantiasa meningkatkan kualitas takwa kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan menjalankan segala perintah-perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya. Takwa...

BULAN SAFAR BULAN SIAL, MITOS YANG BERTENTANGAN DENGAN SYARIAT

BULAN SAFAR BULAN SIAL, MITOS YANG BERTENTANGAN DENGAN SYARIAT

Oleh, KH. Aziz Hakim Syaerozie, M.Fil (Ketua PCNU Kabuaten Cirebon) Jumat ini, kita memasuki hari yang kedua di bulan safar 1448 H. Bulan kedua dalam nama-nama bulan hijriyah yang jatuh setelah Muharram. Bulan yang konon dipahami sebagian Masyarakat awam sebagai bulan...