AMC – Masjid Raya At-Taqwa merupakan masjid kebanggan warga Cirebon. Letaknya yang berada di pusat kota, membuat Masjid Raya At-Taqwa memiliki daya tarik tersendiri. Setiap hari ratusan bahkan ribuan jamaah memadati kompleks Masjid Raya At-Taqwa yang bersebelahan dengan Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon. Arsitektur masjid yang bergaya khas Timur Tengah dan Jawa membuat kaum milenial tak jarang mengabadikan momen berkunjung di masjid ini.

Sayangnya, dengan daya tarik yang begitu kuat, kadang di lingkungan masjid masih dijumpai pedagang kaki lima dan pengemis yang mengganggu kenyamanan jamaah. Sudah berkali-kali pengurus masjid bekerja sama dengan Satpol-PP menertibkan pedagang kaki lima dan pengemis yang meminta-minta. Namun peringatan untuk tidak berjualan dan meminta-minta seringkali dilanggar oleh para pelakunya. Pengurus melalui tim keamanan berusaha menertibkan secara terus-menerus keberadaan pedagang kaki lima dan peminta-minta.

Tim keamanan yang tergabung dalam The Taqwa Rangers lebih intensif menertibkan kawasan At-Taqwa Centre pada hari Jumat. Hal ini dilakukan demi kelancaran pelaksanaan shalat Jumat. Pada hari Jumat biasanya jamaah yang berkunjung lebih banyak daripada hari biasanya. Sekitar 4000 jamaah datang untuk melaksanakan shalat Jumat. Area parkir juga dijaga ketat demi kenyamanan dan keamanan jamaah.

“Untuk persiapan Jumat Mubarok biasanya kami melaksanakan apel pagi, bersih-bersih dan menertibkan gelandangan dan pengemis serta pedagang kaki lima. Kami menegur dengan sopan supaya mereka tidak meminta –minta dan berjualan di sekitar At-Taqwa Centre. pada hari biasa kami juga melakukan hal yang sama demi kenyamanan jamaah. Tetapi kami lebih intensif menertibkan pada hari Jumat karena jumlah pengunjung yang datang bertambah secara signifikan” jelas Surya Setiawan selaku Korlap Keamanan. (Rosie)