Workshop Ekonomi Masjid kerjasama Attaqwa Centre Cirebon, LP2M IAIN Syekh Nurjati, dan Kemenag Kota Cirebon

CIREBON — www.attaqwacirebon.com

Attaqwa Centre Cirebon bersama dengan LP2M IAIN Syekh Nurjati menyelenggarakan Workshop Membangun Ekonomi Umat Berbasis Masjid di Kota Cirebon pada hari Selasa (26/10/2021). Dalam workshop ini merupakan program pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat guna mennyelaraskan kembali fungsi masjid sebagai pusat kemashlahatan ummat.

Pemateri workshop berasal dari profesional dengan pengalaman hebat, antara lain: Narasumber pertama adalah Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag. selaku ketua LP2M sekaligus Ketua Attaqwa Centre Cirebon yang membahas secara spesifik terkait Peran Masjid dalam Meningkatkan Perekonomian Umat, kedua Narasumber kedua adalah Endah Nurlaelasari yang menyampaikan mengenai Pemetaan Potensi Ekonomi Berbasis Masjid. Dan Narasumber ketiga adalah Edy Chandra SSi MA yang menyampaikan mengenai Program Pengembangan Ekonomi Berbasis Masjid dan Menyusun Proposal dengan Metode Business Model Canvas.

Diikuti oleh 22 perwakilan peserta dari tiap masjid dan tiap kelurahan se-Kota Cirebon workshop ini diselenggarakan di Aula Madya, Islamic Centre Komplek Masjid Raya Attaqwa, Kota Cirebon.

Menurut Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag. dalam pembahasan dalam penjelasan materi Peran Masjid dalam Meningkatkan Perekonomian Ummat bahwa “selain menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan ibadah, masjid juga perlu memperhatikan aspek ekonomi umat. Jadi pengajian jalan, ibadah jalan, tetapi juga harus ditopang dengan aktivitas ekonomi,” tutur Kang Yani.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun menjadi aktivis masjid, Kang Yani menerangkan bahwa Masjid Raya Attaqwa menjadi seperti sekarang ini setelah 10 tahun memiliki masterplan yang terarah, dan Kang Yani berharap bahwa kegiatan ini akan menjadi triger peningkatan perekonomian masjid dan peserta workshop akan menjadi pioneernya.

Sebagai kegiatan besar Attaqwa Centre Cirebon bersama dengan LP2M IAIN Syekh Nurjati, kegiatan workshop ini menjadi program berkelanjutan mahasiswa-mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Gerakan Mengaji (KKN-GM). (Akil)