Attaqwacirebon.com – Wabah pandemi corona yang semakin hari semakin meluas membuat umat Islam mempertimbangkan pelaksanaan shalat Jumat. Pasalnya, shalat Jumat yang dilaksanakan di masjid jami biasanya dihadiri oleh lebih dari 40 orang sehingga dikhawatirkan akan menjadi penyebab menyebarnya virus corona. Menyikapi hal tersebut, Ketua DKM Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon, Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag., mengambil jalan tengah dengan tetap melaksanakan ibadah shalat Jumat seperti biasanya dengan catatan melaksanakan protokol khusus, diantaranya dengan menyiapkan wastafel yang dilengkapi hand wash dan menyemprotkan cairan hand sanitizer kepada setiap jamaah yang hendak masuk ke dalam masjid.

Sepuluh orang relawan yang berasal dari Rumah Peradaban Laziswa At-Taqwa dan Remaja Masjid At-Taqwa bersinergi menyemprotkan hand sanitizer ke tangan setiap jamaah. Kesepuluh relawan tersebut ditempatkan di pintu masuk utama, di bawah payung At-Taqwa dan di pintu belakang Masjid Raya At-Taqwa. Tindakan preventif ini telah dirapatkan sehari sebelum shalat dilaksanakan. Tujuan utama tindakan preventif ini tidak lain adalah guna membuat nyaman jamaah yang hendak shalat Jumat di Masjid kebanggaan warga Cirebon, Masjid Raya At-Taqwa.

Yani mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah berkenan hadir melaksanakan shalat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa di tengah isu corona. Yani menyatakan bahwa pelaksanaan shalat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon berlangsung dengan sangat baik,  lancar dan khusyu. Presentase jumlah jamaah yang hadir diperkirakan mencapai 80 % dari total jamaah yang biasa hadir sebelum virus corona mewabah. Yani bersama tim relawan menyiapkan protokoler khusus dengan menyemprotkan cairan disinfektan bekerja sama dengan PMI Kota Cirebon dan hand sanitizer agar jamaah merasa tenang, nyaman dan aman. (PR)