AMC – Hari jadi Kota Cirebon yang ke-650 cukup menyedot perhatian amsyarakat. Di usia Kota Cirebon yang sudah menginjak 6,5 abad ini, panitia festival menyelenggarakan kegiatan Cirebon Costume Carnaval. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai instansi pemerintah dan organisasi sosial. Salah satu organisasi yang mengikuti Cirebon Costume Festival adalah Remaja Masjid At-Taqwa (RMA). RMA mengusung tema “walisongo” dalam keikutsertaannya.

Ade Saputra selaku Ketua RMA mengatakan bahwa persipan mengkuti Cirebon Costume Carnaval adalah dua minggu. RMA menerjunkan 19 orang personil yang terdiri atas atas pengurus inti RMA dan anggota baru. Tema walisongo dipilih dengan alasan untuk lebih memperkenalkan kembali dan supaya masyarakat menginggat kembali tokoh ulama walisongo yang berasal dari Kota Cirebon khususnya yaitu Sunan Gunung Djati. Tema ini dipilih dengan pertimbangan bahwa RMA merupakan organisasi yang kental dengan nilai-nilai religius. Rute Cirebon Costume Carnaval start dari Balai Kota dan berakhir di Gedung Negara.

Ade menambahkan bahwa kegiatan Cirebon Costume Carnaval diikuti oleh banyak peserta yakni sekitar 136 peserta. Acara berlangsung dari pukul 13.00 s/d 17.00 WIB. Acara pembukaan Cirebon Costume Carnaval dihadiri oleh Walikota Cirebon, Plt. Sekda Kota Cirebon dan segenap forum pimpinan daerah (forkopimda) Kota Cirebon. adapun tema inti dari perayaan hari jadi Kota Cirebon ke 650 ini adalah Caruban Nagari Puser Ing Bumi. (Rosie)