attaqwacirebon.com – Cirebon. Aksi keprihatinan terhadap korban pembunuhan santri pondok pesntren Husnul Khotimah, Muhammad Rozien (6/9/2019) di Jalan Dr Cipto Kota Cirebon oleh kelompok preman bersenjata tajam, menyisakan duka yang cukup dalam bagi para santri dan masyarakat. Peristiwa tersebut juga membuat duka dan prihatin Remaja Masjid Raya At Taqwa Kota Cirebon, karena Muhamad Rozien adalah santri dan hafizd Qur’an.

Sehingga Senin 9 September 2019, bakda Ashar, bertempat di halaman Masjid Raya At Taqwa, Remaja Masjid dan puluhan jamaah, melakukan aksi penandatanganan menolak Premanisme dan Genk Motor beraksi di Kota Cirebon. Dengan pembacaan doa khusus buat almarhum Muhamad Rozien, para jamaah kemudian bersama dengan Remaja Masjid Raya At Taqwa didampingi ketua at taqwa centre Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag., membacakan pernyataan sikap, menolak aksi premanisme dan genk motor di Kota Cirebon. Serta meminta aparat menindak pelaku dengan tegas, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Aksi menolak premanisme dan genk motor juga meminta pemerintah Kota Cirebon, memberikan rasa nyaman dan aman bagi warga masyarakat. (Abi DAN)

attaqwacirebon.com