attaqwacirebon.com-CIREBON. Selasa, 14 Juli 2020.
Silaturahmi dengan para ulama Cirebon. Pengurus At-taqwa Centre Kota Cirebon silaturahmi kepada Kiyai sesepuh Buntet Pesantren, K.H. Anas Arsyad dan K.H. Wawan Arwani. Pada Hari Selasa, 14 Juli 2020. Pada pertemuan ini para kiyai dan ulama mendoakan pengurus At-taqwa agar diberikan kelancaran serta barokah dalam menjalankan organisasi. Sukses mencapai tujuan dakwah.

Ketua At-taqwa Centre, Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag., menyatakan “dalam mengurus masjid, ada empat hal yang harus disambung silaturahmi, yaitu ulama, akademisi, pengusaha, komunitas aktivis Islam, istana/birokrasi”. Dengan menggunakan sistem manajemen silaturahmi ini, Yani yakin masjid akan mencapai tujuan dakwahnya. Silaturahmi menjadikan pengurus At-taqwa dapat menerima nasihat serta dukungan dari para ulama.

Beberapa kisah teladan para kiyai diceritakan oleh K.H. Wawan Arwani. Ini sebagai pelajaran dan teladan bagi pengurus At-taqwa dalam mengurus masjid dan berdakwah. Banyak hikmah dari kisah keteladanan yang disampaikan oleh Kiyai Wawan. Salah satunya kisah Gus Kamil Putra dari K.H. Maimun Zubair Rembang Jawa Tengah. Ia menjadi Ketua DPRD Rembang. Tapi dalam keseharian sangat sederhana sampai hanya memiliki dua buah sarung. Karena banyak barang miliknya yang dishodaqohkan. Gaji sebagai ketua DPRD juga tidak pernah diambil. Keikhlasan dalam mengabdi menjadi pelajaran penting yang dapat diambil.

Kiyai Wawan menyampaikan bahwa At-taqwa merupakan aset umat yang “seksi” hari ini. Menjadi salah satu lahan dakwah strategis untuk umat. Banyak inovasi yang dilakukan oleh Yani dan pengurus At-taqwa, melampaui sebagai pengurus DKM. Sehingga At-taqwa telah banyak mencapai kemajuan. Inilah yang harus dipertahankan, bila perlu ditingkatkan lagi. (Ibn).