Puluhan peserta mengikuti kegiatan workshop manajemen masjid yang diadakan Yayasan Al Jamiyatul Al Wasliyah Kabupaten Cirebon sabtu (8/11), sebelumnya rangkaian acara telah dilaksanakan dalam milad yang ke 88 tersebut seperti doa bersama dan istighosah. Bekerja sama dengan At-Taqwa Centre Kota Cirebon al wasliyah mengajak puluhan peserta se-Wilayah Ciayumajakuning untuk bisa menjadi Pengurus DKM yang profesional dengan menekankan perbaikan dalam mengelola Masjid dan Mushola dari segi idaroh, imaroh, dan riayah agar lebih maju.

Revitalisasi fungsi dan peran masjid di era modren adalah tema yang diangka dalam Workshop Manajemen Masjid ke 2 tersebut.
Hadir sebagai narasumber Ustadz H. Ahmad Yani, M.A., menerangkan bagaimana cara mengelola Masjid dan Mushola yang mandiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah. “Manajemen langit berbasis Masjid, dengan memperbaiki pelayanan kita terhadap masjid maka Allah akan memudahkan bagaimana cara pengelolaan keuangan Masjid Mushola” kata Kang Yani.

Puluhan peserta yang hadir sangat antusias dengan kegiatan ini, Ibu Merah seorang peserta dari mengatakan “pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami pengurus masjid mushola, karena begitu banyak persoalan yang kami hadapi”, dalam kegiatan ini trik dan tips dalam mengelola mengurus masjid di sajikan dengan lebih ringan oleh narasumber. K.H. Ahmad Aidin Tamim, M.A., ketua PD Al Jamiyatul al Wasliyah cabang Kabupaten Cirebon berharap kegiatan ini mampu menjadikan masjid sebagai pusat dakwah seperti di zaman Rasulullah saw., dan masjid bisa menjadi pusat peradaban bagi Kaum Muslimin. Di akhir workshop nara sumber memberikan sugesti positif pada peserta “bahwa pengurus Masjid itu, ikhlas mengabdi, amanah istiqomah, aktif kreatif dan inofatif, mampu membina dan mempersatukan jamaah serta tertib idaroh, imaroh dan riayah” pungkas ustadz yang akrab di sapa Kang Yani tersebut. (#Kang Fi)