www.attaqwacirebon.com-Rabu, 1 April 2020. Rapat bersama untuk menentukan dilaksanakannya sholat jumat di Masjid Raya At-taqwa digelar. Rapat dihadiri oleh Walikota Cirebon, Ketua MUI, Dandim 0614, Polres Cirebon Kota, Ketua DPRD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kemenag, Kepala BKD, Pol PP, Kepala Baznas dan Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag., ketua At-taqwa Centre memprakarsai rapat ini dalam rangka memperkuat peran dan persatuan semua elemen masyarakat Kota Cirebon dalam menanggulangi wabah covid-19.

Rapat ini membahas tentang kondisi Kota Cirebon yang sedang dalam masa darurat covid-19. Azis mengatakan bahwa jumlah ODP setiap harinya meningkat. Ini karena Kota Cirebon banyak didatangi oleh warga dari luar Kota Cirebon. Sampai rapat ini dilaksanakan, Jumlah positif di Kota Cirebon alhamdulillah masih nol.
Mungkin ini adalah hasil munajat doa ulama dan orang Cirebon itu sendiri, Begitu kata azis.

Hasil keputusan pada rapat ini adalah sholat jumat bisa dilaksanakan dengan SOP dan protokoler yang ketat, mulai dari cuci tangan, semprot disinfectant, pakai masker untuk jamaah, yang sakit tidak usah jumatan, dan SOP standard lainnya. K.H. Solihin Uzer Ketua MUI pun mendukung penuh keputusan rapat yang ditetapkan oleh Wali Kota Cirebon dan menambahkan arahan berupa anjuran membuat spanduk yang berisi himbauan seperti musafir tidak wajib sholat jumat, ODP usah sholat jumat, anak kecil tidak wajib sholat jumat. Rapat pun ditutup dengan doa yang dipimpin oleh K.H. Jaelani Said, M.Ag., Wakil Ketua 1 At-taqwa. IBN.

www.attaqwacirebon.com