attaqwacirebon.com, Cirebon – Hijrah di momen bulan hijriyah menjadi tema pokok tausiyah pada apel Jumat (6/9/19). Tausiyah disampaikan oleh Wakil Ketua I, KH. Jaelani Said, M. Ag. Apel pagi dikomandani oleh security bernama Surya Setiawan (Ocoy). Sebelum apel dimulai ada sesi pembacaan ayat suci oleh petugas At-Taqwa Centre bernama Nurfa’i. Nurfa’i membacakan Surat An-Nashr dengan merdu dan lancar.

Jaelani Said menyampaikan tausiyah terkait hijrah dengan begitu mendalam. Hijrah dibagi menjadi dua yaitu hijrah fisik dan hijrah hati. Pada zaman Rasulullah sangat banyak ditemukan hijrah fisik, yaitu hijrah dari satu kota ke kota lain untuk mendapatkan kehidupan yang lebih. Selain hijrah fisik, hijrah hati juga diperlukan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik melalui perubahan pola pikir dan perilaku. Berkaca dari peristiwa hijrah ini, manusia modern diharapkan dapat mengikuti jejak hijrah yang mampu mengubah kehidupan menjadi lebih baik.

Hijrah dapat dilakukan dengan tindakan-tindakan yang sederhana dan diaplikasikan dengan sedikit demi sedikit namun konsisten. Perubahan sedikit demi sedikit ini jika terus dilakukan maka akan menjadi perubahan besar. Lebih lanjut, KH. Jaelani menjelaskan bahwa orang yang lebih baik dari hari ini adalah orang yang beruntung, sedangkan orang yang sama bahkan berperilaku lebih buruk dari hari ini termasuk orang yang merugi. Di akhir tausiyah, KH. Jaelani menyimpulkan bahwa setiap manusia harus berhijrah menjadi orang yang lebih baik sehingga kehidupannya dapat berubah menjadi lebih baik pula. (Rosie)