CORONA DAN FIRMAN YANG TELAH NYATA

Mar 6, 2020 | Artikel, Artikel Islam, Berita Seputar Masjid

Attaqwacirebon.com – Belakangan ini virus corona menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat dunia. Media cetak dan elektronik berlomba-lomba memberitakan virus yang mulai menyebar dari negeri Tiongkok ini. Virus corona awalnya menyebar dari hewan ke hewan. Namun karena hewan penyebar virus corona dikonsumsi manusia, maka virus ini mulai menyebar dari manusia satu ke manusia lainnya. Hewan yang disinyalir menjadi penyebab virus corona adalah ular dan kelelawar.

Menanggapi isu dunia tersebut, Dr. H. Syahruddin, M.A yang menjadi Pembina Apel Jumat Petugas  At-Taqwa Centre (Jumat, 6/3/20) menyitir Surat An-Nahl ayat 114 yang memiliki arti “maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepadan-nya”. Syahruddin menjelaskan betapa Allah Swt melalui ajaran agama Islam  telah memberi anjuran umatnya untuk menjaga pola hidup sehat, salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang halal dan sehat. Makanan-makanan penyebab virus corona yang dikonsumsi orang-orang di luar sana berasal dari makanan yang diharamkan dalam ajaran Islam, seperti ular dan kelelawar. Oleh karena itu, Syahruddin menganjurkan kepada seluruh peserta apel untuk taat kepada ajaran dan anjuran Allah Swt yang terdapat dalam Al-Qur’an.

Syahruddin juga mengajak seluruh peserta apel untuk memperoleh rezeki yang halal tadi dengan cara yang halal pula. Dengan demikian, Syahruddin berharap rezeki yang didapatkan dapat bernilai berkah dan ibadah. Tidak lupa, di akhir sesi amanat pembina apel, Syahruddin membacakan shalawat dan doa keselamatan dari virus corona yang kemudian diaamiinkan oleh peserta apel. (PR)

Berita Terkait

PENGERTIAN DZIKIR PAGI DAN PETANG

PENGERTIAN DZIKIR PAGI DAN PETANG

Dzikir pagi dan petang adalah amalan yang memiliki keutamaan besar jika dilakukan secara istiqomah. Keutamaannya antara lain kita akan semakin dekat dengan Allah SWT, hingga menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat. Pengertian Dzikir dalam konteks agama islam...

Pengertian Fastabiqul Khairat dan Contohnya Dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengertian Fastabiqul Khairat dan Contohnya Dalam Kehidupan Sehari-hari

Fastabiqul khairat artinya berlomba-lomba dalam kebaikan dimanapun berada karena semua perbuatan di dunia akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dijelaskan dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 148: Yang artinya: “Dan setiap...

Adab Dulu ataukah Ilmu Dulu?

Adab Dulu ataukah Ilmu Dulu?

Prinsip bahwa sebelum seseorang memperoleh pengetahuan atau keilmuan yang dalam, penting bagi mereka untuk mengembangkan karakter dan etika yang baik. Di sini kami akan membahas pertanyaan klasik seputar "Adab dulu atau ilmu? Secara tradisional, dalam banyak budaya...

Pin It on Pinterest

Share This