AMC – Rabu, (7/8/19).  Pagi hari yang masih diliputi suasana dingin, seorang petugas laziswa tampak sibuk menyiapkan bahan dan alat penyajian kopi. Atiah Muasaroh nama petugas tersebut. Dia menjerang air dan sigap menata kopi dalam wadah bambu. Air dan kopi tersebut akan disajikannya tiga kali dalam sehari yaitu sehabis shalat dhuhur, ashar dan magrib. Kopi yang disajikan diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Jamaah Masjid Raya At-Taqwa hanya dihimbau untuk memberikan infak seikhlasnya jika ingin menikmati kopi tersebut.

Jumlah kopi yang disajikan setiap hari adalah 240 bungkus yang dibagi dalam tiga sesi. Jadi setiap sesi ada delapan puluh bungkus kopi yang diberikan kepada jamaah. Namun, berbeda dengan hari Jumat. Di hari spesial umat Islam ini, petugas Laziswa akan menyajikan jumlah kopi dua kali lipat dari hari biasa yaitu sekitar 480 bungkus. Sesi yang paling banyak penyajian kopi adalah sehabis shalat Jumat.  Jenis kopi yang disajikan terdiri atas dua varian yaitu kopi gula dan kopi susu jahe. Kedua varian kopi ini merupakan kreasi kopi Torabika dari Perusahaan Mayora.

Atiah mengatakan bahwa At-Taqwa Centre dan Mayora sudah melakukan kerja sama program ngopi gratis dan infak seikhlasnya sejak bulan Juni 2019. Program ini rencananya akan berlangsung hingga akhir Desember 2019. Seluruh hasil infak dari program ngopi gratis ini diserahkan kepada At-Taqwa Centre untuk memakmurkan Masjid Raya At-Taqwa. Jika Anda ingin menikmati kopi gratis ini, langsung datang saja ke stand Laziswa yang berada di sebelah utara plaza Masjid Raya At-Taqwa. Dengan secangkir kopi, Anda bisa merasakan gurihnya biji kopi asli dan nikmatnya bersedekah. (Rosie)