attaqwacirebon.com. CIREBON — Attaqwa Centre Kota Cirebon resmi membentuk Tim Revitalisasi sebagai langkah strategis dalam melakukan pembenahan dan pengembangan kawasan masjid serta gedung di lingkungan Attaqwa Centre Kota Cirebon. Pembentukan tim tersebut dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026.
Pembentukan Tim Revitalisasi ini disebut merupakan tindak lanjut atas arahan dari Wali Kota Cirebon yang menginginkan kawasan Attaqwa Centre sebagai ikon keislaman dan pusat kegiatan umat di Kota Cirebon dapat tampil lebih baik, modern, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Attaqwa Centre selama ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas keagamaan, pendidikan, sosial, hingga kegiatan kemasyarakatan di Kota Cirebon. Namun seiring perkembangan zaman dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, kawasan tersebut dinilai membutuhkan berbagai pembaharuan dan peningkatan fasilitas.
Ketua Attaqwa Centre Kota Cirebon, Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag., mengatakan bahwa revitalisasi sudah menjadi kebutuhan yang mendesak agar fasilitas dan sarana yang ada dapat lebih terawat serta mampu menunjang aktivitas umat secara optimal.
“Attaqwa sudah saatnya di-upgrade sesuai arahan dari Wali Kota Cirebon. Kita ingin kawasan ini menjadi lebih nyaman, tertata, modern, dan semakin bermanfaat bagi jamaah serta masyarakat,” ujar Ahmad Yani dalam kegiatan pembentukan Tim Revitalisasi.
Ia menambahkan bahwa revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas pelayanan, penataan kawasan, penguatan fungsi dakwah, pendidikan, ekonomi umat, serta pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Menurutnya, keberadaan Attaqwa Centre memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi salah satu pusat kegiatan Islam terbesar di Kota Cirebon. Oleh karena itu, pembaharuan kawasan harus dilakukan secara bertahap dan terencana agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
Tim Revitalisasi yang dibentuk nantinya akan bekerja melakukan pemetaan kebutuhan, inventarisasi kondisi sarana dan prasarana, hingga menyusun konsep pengembangan kawasan Attaqwa Centre secara menyeluruh. Tim juga diharapkan mampu menghadirkan ide-ide inovatif dalam pengembangan fasilitas publik berbasis pelayanan umat.
Selain itu, revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah yang datang untuk beribadah maupun mengikuti berbagai kegiatan di lingkungan Attaqwa Centre. Perbaikan fasilitas juga diharapkan mampu meningkatkan citra kawasan sebagai pusat dakwah dan peradaban Islam di Kota Cirebon.
Dengan dibentuknya Tim Revitalisasi tersebut, Attaqwa Centre Kota Cirebon optimistis dapat terus berkembang menjadi kawasan islami yang modern, representatif, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas sesuai dengan visi pembangunan Kota Cirebon yang religius dan berbudaya.









